Buka Diklat Terintegrasi, Menteri Haji dan Umrah Tegaskan Petugas Haji Dituntut Profesional dan Bere 2Feb

Buka Diklat Terintegrasi, Menteri Haji dan Umrah Tegaskan Petugas Haji Dituntut Profesional dan Bere

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke Asrama Haji Medan, Jumat (30/1/2026), guna menyapa para petugas haji asal Sumatera Utara sekaligus membuka Diklat terintegrasi PPIH Kloter, PHD, dan Pembimbing KBIH.

 

Dalam sambutannya, Menteri Irfan Yusuf menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya Kementerian Haji dan Umrah mengelola secara penuh penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia, sekaligus melaksanakan diklat nasional petugas haji secara terstruktur dan terintegrasi.

 

Ia menjelaskan, pelatihan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang akan bertugas di Arab Saudi telah berlangsung selama 20 hari dan akan dilanjutkan dengan pelatihan tambahan selama 10 hari secara daring. Materi diklat meliputi pembinaan fisik, penegakan disiplin, penguatan solidaritas tim, orientasi tugas, pemahaman kondisi di Arab Saudi, hingga pelatihan bahasa Arab.

 

“Pelatihan ini mungkin belum sepenuhnya sempurna, namun kami perkuat melalui pemantauan harian oleh mentor masing-masing petugas,” ungkapnya.

 

Menurut Menteri, penguatan kapasitas petugas haji merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden agar pelayanan kepada jamaah haji Indonesia terus ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya kesiapan petugas dalam menghadapi beragam karakter jamaah, termasuk mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan jauh, naik pesawat, atau menginap di hotel.

 

“Petugas harus melayani dengan empati. Bagi jamaah, perjalanan ke Tanah Suci adalah pengalaman yang sangat berharga, sehingga harus didampingi dengan pelayanan terbaik,” tegasnya.

 

Selain itu, Menteri juga menyampaikan bahwa komposisi petugas haji daerah kini dibatasi hingga maksimal eselon IV, agar lebih fokus pada pelayanan jamaah. Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempersiapkan petugas haji daerah.

 

Turut hadir wakil menteri haji dan umrah Dahnil Anzhar Simanjuntak, dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Share: